google-site-verification=Vvbx4y1tnvoPwD5qptvoSIefF59IjMIN21NWtwd2ufM Semakin Sehat dengan Menulis - Panji Design
News Update
Loading...

Senin, 22 Agustus 2016

Semakin Sehat dengan Menulis


Apakah benar menulis dapat membuat kita semakin sehat? Pertanyaan tersebut menjadi parameter Anda untuk meneruskan membaca Artikel saya. Masih berkaitan dengan topik Menulis Bisa Menyehatkan. Artikel ini merujuk pada penelitian yang dilakukan seorang Mahasiswa tingkat awal bernama Sandy dan dosennya Pennebaker.

Awal mula Sandy mendatangi Pennebaker di kantornya dan mengungkapkan bahwa dirinya siap mulai mengerjakan tesis masternya. Meskipun sebagian besar mahasiswa belum mulai memikirkan proyek tesisnya sampai tahun kedua mereka. Pennebaker tertarik dengan pada antara hubungan kesehatan dengan kegiatan menulis. Sandy ingin mengetahui keuntungan-psikologis pelepasan emosional.

Eksperimen itu pun dilaksanakan dengan meminta para sukarelawan menuliskan, baik pengalaman traumatis mereka maupun tentang topik-topik khayalan. Tulisan itu berdasarkan perspektif (1) hanya melepaskan emosi mereka saat kegiatan menulis berlangsung, (2) hanya menuliskan fakta yang terkait dengan trauma mereka, atau (3) menulis tentang fakta dan melepaskan emosinya yang terkait dengan trauma tersebut. Mereka diminta menulis selama 15 menit dalam 4 hari berturut-turut. Kemudian atas ijin sukarelawan ini, mereka berdua melakukan evaluasi kesehatan mereka dengan cara menghitung berapa kali mereka berkunjung ke klinik kesehata mahasiswa karena sakit sesudah masa pecobaan dibandingkan dengan masa sebelumnya. (Lebih lengkapnya kisah ini bisa di Baca pada Buku Quantum Writing).

Hasil penelitian tersebut menunjukan adanya penurunan kunjungan sakit mahasiswa yang cukup mengesankan setelah mengikuti eksperimen tersebut dibandingkan dengan yang tidak menuliskan trauma yang mereka alami.

Setelah pengumpulan data dan penelitian itu selesai kemudian Dr. Pennebaker menyimpulkan "Orang-Orang yang Menuliskan pikiran dan perasaan terdalam mereka tentang pengalaman traumatis menunjukan peningkatan fungsi kekebalan tubuh dibandingkan dengan orang-orang yang menuliskan masalah-masalah remeh".

Jadi bagaimana pendapat atau pengalaman Anda yang sudah menulis? Saya harap kita semaki sehat dengan menulis.

Share with your friends

Give us your opinion

Silahkan berkomentar dengan sopan dan berkaitan dengan isi artikel. No Sara, Pornografi dan Vulgar. Klik Tombol ☝☝☝ Untuk Komentar dengan Disqus dan Facebook.

Notification
Panjiasmara.id melayani jasa design web, design logo, design post instagram dan marketing produk.
Done