google-site-verification=Vvbx4y1tnvoPwD5qptvoSIefF59IjMIN21NWtwd2ufM Membaca dan Menulis Bagai 2 Sisi Mata Uang - Panji Design
News Update
Loading...

Selasa, 24 November 2015

Membaca dan Menulis Bagai 2 Sisi Mata Uang


Pernahkah Anda  menemukan orang yang suka baca buku? kemana-mana suka bawa buku.  Atau di tasnya sering ditemukan buku-buku. Ya entah itu buku bacaan apa, yang jelas dia itu hobinya baca buku. Tapi sayangnya dia tidak menyenangi menulis.

Terus pernah lihat orang sering nulis? sepertinya jarang nih orang yang suka nulis. Sok dibuktikan, tanya hobi atau kegemaran teman-teman kamu. 50 orang temanmu 1 orang diantaranya yang hanya menyenangi hobi menulis itupun tidak menjamin ada. Saya pernah membuktikan saat mendata EMIS (Sesama operator pasti ngerti ya), dari 230 Siswa yang menyenangi menulis hanya 2 Orang. Ini fakta.

Lantas? sesuatu hal yang saya tanyakan adalah apakah membaca membutuhkan menulis dan apakah menulis membutuhkan membaca? pertanyaan ini pernah saya simpan untuk waktu yang cukup lama. Sekarang terjawab sudah.

Membaca adalah pekerjaan pasif. Artinya kita tidak perlu berpikir ketika membaca. Mata melihat bacaan yang dibaca dan kita bisa sambil santai dan rileks. Kita bisa membaca tanpa kesulitan. Orang yang kesulitan adalah orang yang menulisnya.

Jika kita bisa membaca satu buku dalam waktu tiga, empat, lima hari. Maka si penulis buku yang kita baca itu memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan mungkin tahunan.

Sedangkan menulis adalah pekerjaan aktif. Dimana si penulis mengerahkan seluruh anggota badannya terutama otak untuk berfikir bagaimana menghasilkan kata demi kata, kalimat demi kalimat, paragraf demi paragraf, halaman demi halaman dan bab demi bab.

Pertanyaan sederhana selanjutnya apa? bagaimana mereka bisa menulis buku itu? Kunci keberhasilan mereka ialah Membaca.

1. Kebiasaan membaca akan memudahkan kita dalam menemukan ide atau gagasan

2. Membaca dapat membuat otak kita dipenuhi berbagai pengetahuan yang bisa dijadikan modal utama dalam mengungkapkan kata dan kalimat dalam tulisan kita

3. Hampir semua penulis ketika ditanya apa yang menjadi kunci atau rahasia mereka dalam melahirkan banyak karya. Hampir dipastikan semuanya menjawab dengan "Membaca".

Jadi, kesimpulannya membaca membutuhkan menulis dan menulis membutuhkan membaca. Bagi kamu yang suka baca, kasihan otak kamu keberatan menampung berbagai informasi yang lama-lama membuat kamu lupa. Menulis akan meringankan beban informasi yang ada didalam otak kamu.

"Tulis apa yang kamu baca dan baca apa yang kamu tulis"

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
Panjiasmara.id melayani jasa design web, design logo, design post instagram dan marketing produk.
Done